Membuat Battery Charger DC – DC dengan Arus Radiant ( Radiant Charger )

Apabila suatu kumparan dialiri arus listrik kemudian listrik diputus, maka akan timbul arus balik inilah yang dinamakan arus radiant. Contoh kumparan yang dapat menimbulkan arus balik antara lain relay dan speaker, apabila arus ini mengalir ke rangkaian di depannya maka dapat menimbulkan kerusakan pada komponen oleh karena itu dipasang dioda yang dipasang pararel berkebalikan dengan arah arus yang bertujuan untuk men-shortkan arus balik.
Ada  berbagai macam alat atau rangkaian untuk menghasilkan arus radiant yang dapat dimanfaatkan sebagai charger baterai / aki dari baterai / aki sbg sumber arus, atau dinamakan radiant charger antara lain :
Bedini School Girl
http://www.icehouse.net/john34/bedinibearden.html
Solid state concept by Peter Lindermann
bedinipositive2
Joule Thief
joulethiefcharge
Stingo
http://my.opera.com/sucahyo/blog/2009/10/22/memperpanjang-umur-aki-atau-baterai-dengan-radiant-charger
Dalam kesempatan kali ini saya ingin mencoba membuat rangkaian yang dinamakan stingo oleh penemunya , menggunakan dua buah transistor PNP (TIP 32) dan NPN (TIP 31) atau bisa juga memakai pasangan transistor lain yang mempunyai kemampuan mengalirkan arus lebih besar seperti BD 139 dgn BD 140, TIP 41 dengan TIP 42 , TIP 2955 dengan TIP 3055, 2N3055 dengan MJ 2955, rangkaian ini mudah dibuat dan sederhana serta efisien.
Gambar skema rangkaian :
StingoCircuitSch
Dalam rangkaian ini dibutuhkan sebuah kumparan dengan inti besi atau ferit untuk menghasilkan arus radiant dengan memakai coil sepeda motor atau coil mobil atau trafo 1 A non CT 0 – 12 V. Kalau saya menggunakan toroid yang saya ambil dari PSU komputer bekas dimana ada 3 kumparan dengan kawat enamel diameter 1mm, ketiga kumparan ( L ) saya gabung menjadi satu secara seri.
Gambar foto toroid bekas PSU :
 Photo1743
Rangkaian Radiant Charger Stingo yang telah selesai saya buat :
Photo1742

Keuntungan menggunakan Radiant Charger adalah :
- Tegangan output lebih besar daripada tegangan baterai sumber
- Tidak membuat baterai yang di charge menjadi panas
- Membuat baterai lebih awet
- Dapat menghidupkan kembali baterai / aki yang soak atau hampir mati.

Mudah – mudahan tulisan ini dapat bermanfaat dan bisa menjadikan inspirasi ..

0 komentar:

No Spam
And
Live Link